Tampilkan postingan dengan label Teknologi Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi Internet. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Mei 2013

Mengenal Search Engine dan Cara Kerjanya

Setelah banyak membaca artikel-artikel tentang SEO, akhirnya saya tergelitik juga untuk mempelajari tentang Search Engine dan cara kerjanya. Namun dari pada saya belajar sendiri, Saya juga mengajak anda untuk kita belajar bersama-sama atau bagi anda yg sudah tahu mungkin bisa berbagi dengan memberi tambahan ilmu yang tentu sangat saya harapkan sebagai blogger amatir.

Sebelum kita lebih jauh mempelajari tentang apa itu SEO, terlebih dahulu kita harus mengenal apa itu Search Engine dan bagaimana cara kerjanya. Hal ini penting sebagai dasar kita dalam mempelajari SEO untuk selanjutnya. Jika anda belum mengenal Search Engine dan cara kerjanya maka pemahaman anda tentang SEO tidak akan bisa maksimal meskipun anda telah menggunakannya di dalam blog anda.

Apakah Search Engine itu?

Search Engine adalah suatu portal website yang menyediakan informasi pencarian data-data yang dibutuhkan pengunjung internet. Untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan, pengunjung internet masuk ke situs tersebut, kemudian memasukkan kata kunci (keyword) pada sebuah kotak yang telah disediakan dan melakukan pencarian. Maka setelah itu anda akan disuguhi puluhan, ratusan hingga puluhan informasi halaman web yang sesuai dengan kata kunci yang anda masukkan.Di internet kita mengetahui Website search engine yang popular adalah Google, Yahoo, Bing dan lain-lain.

Sesuai dengan fungsinya, keberadaan search engine sangat membantu kita untuk mencari suatu informasi yang berserakan di internet. Dengan search engine, anda bisa mendapatkan informasi secara lebih spesifik tanpa harus mencari satu persatu informasi tentang website-website yang menampilkan sesuatu yang sedang anda cari dan butuhkan itu.

Bagaimana Cara Kerja Search Engine?

Search Engine (=Mesin Pencari) adalah sebuah program yang didisain untuk membaca kumpulan kata-kata yang diambil dari situs-situs web. Biasanya sebuah

software (dikenal sebagai robot/spider) ditugaskan untuk membaca seluruh atau sebagian kata-kata di sana (mungkin juga mengikuti links yang ada di situs tersebut). Hasilnya akan disimpan di dalam sebuah indeks. Selain itu, Search Engine

juga memperoleh keberadaan sebuah situs dari URL yang disubmit oleh pemiliknya.
Beberapa waktu kemudian, robot/spider akan membaca situs tersebut dan hasilnya
akan disimpan ke dalam indeks. Indeks inilah yang digunakan Search Engine untuk
menjawab pertanyaan yang diajukan.

Bagaimana Spider bekerja?
Spider, robot ataupun web crawler menelusuri internet dengan membaca historical
list (misalnya dari daftar server yang ada di internet), kemudian membuat rangking
diantara situs-situsnya. Berdasarkan urutan inilah spider menjelajah internet.

Bagaimana Search Engine mengindeks?
Search Engine melakukan pengindeksan berdasarkan apa yang ada di situs (natural language). Tidak ada penyaringan lagi (kecuali untuk Meta Tag). Karena itulah
search engine paling tepat jika digunakan untuk mencari informasi/konsep yang
sudah jelas terdefinisi dan konsep tersebut sudah banyak digunakan. Kita tinggal
menyebutkan konsep/istilahnya, kemudian search engine akan memberitahu dimana
konsep itu berada. Namun ada juga search engine yang memiliki fasilitas tambahan,
seperti Excite yang memiliki fasilitas penggunaan sinonim. Jadi, bila Anda mencari
informasi cycling, Excite juga akan mencari bicycling Di lain pihak, search engine
juga memiliki informasi yang sudah tidak up-to-date lagi. Penyebabnya adalah
search engine belum melakukan pengecekan ulang lagi.
Keterbatasan search engine lainnya: tidak dapat memberikan informasi on-the-fly
(yang dibuat karena eksekusi program).

Faktor-faktor yang m enentukan kehandalan Search Engine :

1. Ukuran database: Banyaknya URL dan kata-kata yang diindeks.
2. Jenis Resource yang diliput: Apakah hanya informasi dari web atau termasuk
newsgroup dan ftp
3. Kedalaman Pengindeksan: Tidak mungkin seluruh internet bisa diindeks. Oleh
karena itu, beberapa spider hanya membatasi pengindeksan untuk beberapa
dokumen dalam satu situs. Ada juga yang hanya mencatat paragraf pertama,
halaman pertama atau hanya 100 kata pertama.
4. Fasilitas : Kini search engine berlomba menawarkan penggunaan yang
termudah. Mereka pun kini berlomba-lomba untuk menambah fasilitas-
fasilitasnya yang lain.

Referensi:http://www.blogger.com/www.prowebpro.com/articles/search_engine.php
http://www.ridhoyp.com/attachments/147_searchengine.pdf

Selasa, 26 Februari 2013

Analogi Jaringan Internet

Pada dasarnya, coba analogikan sebuah host sebagai sebuah rumah. Lalu anggap saja sebuah jaringan¬ LAN sebagai sebuah jalan kecil atau gang. Rumah berada di gang sempit yang terhubung pada jalan protokol. Beberapa jalan protokol terhubung ke sebuah jalan propinsi. Itulah¬ WAN, secara simpel, dimana setiap host terhubung secara hirarikal satu sama lain dalam suatu kota, meskipun tidak saling mengenal secara langsung.

Setiap polisi di pertigaan, perempatan, persimpangan, dll dapat dijadikan analogi atas sebuah router, sang pengatur lalu lintas. Sebaiknya kita tidak perlu memikirkan U-turn (bhs indonesianya apa?), karena saya belum menemukan padanan yang tepat. Ah entahlah, ada ide?

Suatu ketika, Robby (misalnya) yang tinggal di Jl. Anu no 31 Timbuktu, Mali, Afrika Barat ingin memberikan sesuatu pada Denny yang tinggal di Jl. Itu no 53 Lima, Peru, Amerika Selatan. Yang harus dilakukan Robby pertama kali adalah memeriksa tabel nama dan alamat orang sekomplek. Tidak menemukan alamat Denny di daftar
ARPorang sekompleks, maka dia menuju default gateway (portal utama) yang mengarah ke luar gang atau kompleks. Saat melewati portal, bertanya pada polisi atau satpam, Robby mendapati bahwa dia (satpam) pun merasa tidak pernah tahu ada Denny di sekitar jalan itu, sehingga Robby diarahkan untuk menuju jalan raya. Sesampainya di jalan raya, Robby pun mendapati bahwa polisi di jalan raya tidak tahu ke mana harus pergi ke kota Lima, Peru, maka Robby pun lagi-lagi diarahkan menuju ujung jalan ke jalan yang lebih besar, yang ternyata merupakan jalan protokol.
Perlu kita ketahui, semua satpam dan polisi (atau router) di seluruh dunia memiliki tabiat yang sama, yaitu jika tidak mengenal atau mengetahui alamat yang dimaksud, maka mereka akan mengarahkan sang penanya untuk pergi ke ujung jalan dan ke jalan yang lebih besar. Dalam jaringan komputer, hal ini dikenal dengan istilah default gateway. Jika router tidak tahu di mana sebuah alamat IP berada, maka dia akan mengarahkan paket ke arah default gateway, atau alamat IP 0.0.0.0/0.
Begitulah seterusnya, sampai pada akhirnya dia sampai di suatu persimpangan yang sangat besar, yang polisinya tahu ke mana harus mencari alamat Denny. Polisi tersebut mengarahkan Robby menuju suatu jalan, yang ternyata mengarah ke Amerika Selatan. Di Amerika Selatan, Robby diarahkan oleh polisi setempat untuk menuju Peru. Begitu seterusnya hingga Robby menemukan rumah Denny. Simpel kan, seperti layaknya Pak Pos saat mengantarkan surat.

Untuk kembali ke rumahnya di Timbuktu, Robby harus mengulangi lagi langkah demi langkah seperti awal, terutama karena polisi di Lima tidak tahu harus ke mana untuk pergi ke Timbuktu :)
Jaringan itu sendiri luas, membentang di permukaan bumi. Tentunya tipe jalan yang ada sangat beragam. Ibarat jalan darat, laut, dan udara, ada banyak media yang digunakan dalam transmisi data. Sebut saja kabel tembaga, serat optik, microwave, radio, dll. Seperti halnya di dunia nyata ada jalan macet (bandwidth penuh), jalan memutar (multi-hop), jalan bypass (one-hop), sampai jalan tertentu untuk daerah sulit dijangkau (remote-site).

Untuk itu diperlukan polisi yang lebih mumpuni dalam mengatur lalu lintas. Polisi itu harus mampu berbahasa global, tidak ketinggalan teknologi, dan tidak mudah stres :p . Ya, routernya harus memahami protokol (aturan) routing global (biasanya BGP) dan mampu menangani traffic yang dikenakan padanya.
Untuk ke rumah Denny di Peru, Robby dari Timbuktu memiliki beberapa pilihan. Dia bisa lewat Aljazair, Perancis, New York, Texas, Panama, untuk ke Peru. Atau bisa lewat Mesir, Arab, India, Singapura, Hawai, Texas, Panama, lalu Peru. Terserah. Katakanlah karena memang Robby termasuk kaya :D , dia memiliki sangat banyak pilihan. Rumahnya memiliki landasan pesawat dengan jet pribadi, jalan bawah tanah yang langsung terhubung ke jalur-cepat-bebas-hambatan, jalur kereta bawah tanah dengan shinkansen-nya, transporter satelit, pokoknya lengkap. Semuanya milik pribadi, alias dedicated line, tak lagi fakir bandwidth dalam gang sempit dan jalan berbatu.

Beginilah jaringan komputer (dan jaringan internet) dibuat, untuk mempersatukan :)
Mengapa negara yang dilewati Robby tidak berurutan? Misalnya dari India ke Singapura, lalu ke Hawai. Padahal ada Bangladesh, Thailand, Malaysia, dan... Indonesia! Tentu saja karena jalur yang dilewati memang melompat-lompat. Karenanya, perjalanan dari 1 router ke router lain disebut sebagai hop (lompatan).

Pembagian wilayah (topologi) dalam jaringan internet memang sedikit berbeda dengan pembagian teritori di bumi yang berdasarkan negara. Contohnya Indonesia, walaupun berdiri sama tinggi dengan negara yang lain secara de jure, namun faktanya jaringan internet kita sangat bergantung pada infrastruktur "jalan" milik negara lain, di antaranya Singapura, Malaysia, Australia, Amerika, Cina, serta beberapa negara di Eropa. Untuk dapat menuju internet global, semua host di Indonesia harus melewati negara-negara tersebut. Dapat dibayangkan jika salah satu dari sekian "jalan penghubung" yang hanya sedikit itu terputus, maka bencana bagi dunia internet kita.
 Sumber

Jumat, 07 Desember 2012

Google Fiber, Layanan Wifi Supercepat Hingga 1000 Mb per Detik

Sobat... Anda tentu mengidam-idamkan akses internet yang cepat sehingga saat mengakses internet ataupun mendownload data, Anda tidak perlu menunggu berlama-lama. Namun kenyataan yang terjadi, akses internet di tempat Anda dan saya sangat lambat, apalagi jika sudah di share ke banyak komputer. Meski ada yang bilang " I Hate Slow" tapi kenyataannya "alon-alon asal kelakon".

Ngomong-ngomong soal impian akses internet cepat. Mbah Google ternyata sudah berancang-ancang mengembangkan jaringan nirkabel (wifi) untuk perangkat mobile yang mereka sebut dengan Google Fiber. Tidak tanggung-tanggung, Mbah Google menciptakan  Google Fiber yang merupakan layanan internet berkecepatan tinggi, mencapai 1.000 Mb per detik. Kecepatan Google Fiber disebut 100 kali lebih cepat dibandingkan rata-rata akses broadband saat ini. Waw... ini baru namanya cepat, ya kan sob?

Jika Google benar-benar merealisasikan Google Fiber ini, sungguh revolusi yang spektakuler dalam hal akses internet. Saya jadi terbayang, ketika mendownload data atau file yang berukuran besar, mungkin butuh hanya beberapa detik kali ya...

Menurut Wakil Presiden Google Access Services, Milo Medin, layanan VoIP (komunikasi suara melalui protokol internet) yang sangat baik bisa menjadi sebuah kenyataan bagi Google jika tidak terhalang peraturan dalam memasuki pasar layanan internet ini. Layanan VoIP menggabungkan suara dan data ke dalam satu koneksi.

Semoga saja Google berhasil merealisasikan Google Fiber ini dan aku akan mengatakan "Godbye" pada internet lemot... I Hate Slow!

Sumber

Senin, 26 November 2012

6 Situs File Sharing Populer di Indonesia

Anda sudah tahu situs File Sharing sobat...? Yups... situs yang menyediakan tempat untuk menyimpan file dan memberikan link berbagi file kepada pengguna lain atau berbagi pakai file dengan orang lain. Anda tentu sudah pernah mendengar atau membuka situs semacam 4shared, RapidShare, MediaFire dan lain-lain. Mereka itulah yang disebut dengan situs file sharing.

Nah berikut ini adalah 5 situs file sharing populer di Indonesia

1. 4Shared 
4shared adalah situs yang tidak asing di telinga kita, situs ini merupakan situs yang sering di akses oleh penggunanya untuk mencari file file seperti lagu, video, document dan lain-lain, 4shared juga dilengkapi dengan fasilitas Search sehingga memudahkan penggunanya mencari file yang di inginkan, 4shared menyediakan fasilitas FREE dan Premium dan pastinya berbeda fitur antara free dan premium





2. Mediafire 
Mediafire adalah salah satu situs File sharing yang ngetrend di Indonesia, pasalnya situs ini menyediakan Space atau ruang kosong lebih dari 30 GigaByte sehingga memungkinkan untuk menyimpan file lebih banyak, selain itu Mediafire juga menyediakan fitur Premium yang tentunya akan memiliki fitur terbaik lainnya, download di situs ini kecapatannya sama dengan download lokal, sehingga kecepatannya bisa maksimal

3. Indowebster 
Indowebster adalah situs filesharing buatan anak negri, yaps... produk indonesia tercinta, situs yang bermarkas di Jakarta selatan ini memiliki pengguna terdaftar yang tidak sedikit pasalnya file yang disimpan dalam server ini tergolong besar yaitu sekitar lebih dari 100 TeraByte. wow bukan, server situs IIX Server yang berarti apabila pengguna download dari sini, file kecepatannya mendapat maksimal karena berada di Server indonesia



 4. Rapidshare 
Situs Rapidshare juga merupakan salah satu situs File sharing Populer di Indonesia, jika membicarakan Rapidshare, para pengguna memiliki pendapat masing-masing, tentunya ada yang membicarakan kebaikannya dan tidaknya. Situs ini juga menyediakan 2 kategori penggunanya, pengguna FREE dan Pengguna Premium dan tentunya berbeda fitur juga.

5. FilesTube 
FilesTube merupakan file sharing juga, namun FilesTube memiliki fitur yang tidak ada di File sharing lainnya yaitu FilesSharing yang berbasis Social Bookmarking yang artinya di dalam FilesTube terdapat file file dari File Sharing lainnya sehingga para pengguna lebih mudah melacak asal file sumbernya.

6. Ziddu
Ziddu merupakan situs file sharing yang sering juga digunakan oleh pengguna Indonesia. Namun karena kecepatan transfer datanya yang rendah sehingga ziddu tidak begitu disukai oleh para netter saat mendownload suatu file. Meski demikian, ziddu termasuk situs file shareng populer di Indonesia







Itulah 6 situs file sharing populer di Indonesia. Apakah Anda punya pengetahuan tentang situs file sharing lainnya? silahkan di share di kolom komentar.